REPLIKA PRANCIS DI MALAYSIA
Di Malaysia banyak replica dan arsitektur serta suasana yang dibuat sama
dengan suasana berada di negara negara lain. Hal ini sebenarnya tidak
di Malaysia saja, saya pernah lihat blog teman ada replika menara Eifel
di Rusia dan Patung Liberty di Jepang. Salah satu tempat wisata di
Malaysia, Colmar Tropical yang lokasinya di Bukit Tinggi Pahang
ini memiliki arsitektur mirip dengan Colmar Old Town di Alsace di
Perancis. Teman saya yang kini bermukim di Perancis mengirimkan foto
saat dia berada di tempat wisata yang letaknya berbatasan dengan
German dan pernah menjadi bagian Kekaisaran German. foto Colmar Old Town
di Alsace Perancis: Bukit Tinggi Pahang yang lokasinya sekitar 1,5 jam dari KL dengan
mengendarai mobil melalui jalan tol adalah lokasi wisata yang terletak
di ketinggian 2600 kaki diatas permukaan laut namun walau begitu udara
disitu tidak terlalu dingin malah boleh dibilang agak panas. Disana kita
bisa mengunjungi Colmar Tropical yaitu The unique French-Themed
attraction yang arsitekturnya bagaikan castle lengkap dg jembatan
persis seperti kastil abad ke 16 seperti di dongeng2 yang saya baca
kala kanak2 dari pengarang HC Andersen. Di taman disana saya melihat
Black Swan/angsa hitam. Banyak orang yang berasumsi bahwa semua angsa
adalah putih, karena itu ada teori yang sangat terkenal yaitu teori
"Black Swan" yaitu teori yang menyatakan sesuatu yang mulanya tak
mungkin ada tetapi akhirnya menjadi kenyataan. Keberadaan angsa hitam
ini sebenarnya sudah ada pada abad ke-18. Tapi saya pun biasanya melihat
angsa putih, baru kali inilah melihat angsa hitam. Saat saya makan
siang dengan menu Tom Yam yang harganya lumayan agak mahal dibanding di
kedai2 makan sederhana ada rombongan pengamen dari Filipina dengan
menggunakan seragam bernyanyi diiringi gitar, suaranya lumayan enak
didengar. Kita boleh request lagu jadi sambil makan mendengar lagu
Jadul (jaman dulu) "You are My evrything" *wow serasa ABG lagi deh...ups
emang udah ABG (Ah Baru Gocap) Ditempat itu ada pula Japanese Tea
House disini selain kita bisa menyewa kimono yang boleh dipakai selama
setengah jam untuk foto foto di sekitar situ yang landscape nya seperti
suasana di Jepang, kita pun dapat pula mengikuti acara ceremony minum
teh ala Jepang. Sayang sekali hanya saya sendiri yang berminat untuk
mengikuti upacara minum teh yang tentunya harus bayar pula. Padahal
acara ini baru akan diselenggarakan kalu pesertanya minimal dua orang.
Pada saat saya mengunjungi lokasi wisata ini bukanlah week end, sehingga
tak terlalu ramai dan tak ada tourist yang berminat untuk mengikuti
upacara tsb. Selamat menikmati suasana negara prancis
Tidak ada komentar:
Posting Komentar