Minggu, 02 Agustus 2015

 REPLIKA PRANCIS DI MALAYSIA



Di Malaysia banyak replica dan arsitektur serta suasana yang dibuat sama dengan suasana berada di negara negara lain. Hal ini sebenarnya tidak di Malaysia saja, saya pernah lihat blog teman ada replika menara Eifel di Rusia dan Patung Liberty di Jepang. Salah satu tempat wisata di Malaysia, Colmar Tropical  yang  lokasinya di Bukit Tinggi Pahang ini memiliki arsitektur  mirip dengan Colmar Old Town di Alsace di Perancis. Teman saya yang kini bermukim di Perancis mengirimkan foto saat dia berada  di tempat wisata yang letaknya berbatasan dengan German dan pernah menjadi bagian Kekaisaran German. foto Colmar Old Town di Alsace Perancis: Bukit Tinggi Pahang yang lokasinya sekitar 1,5 jam dari KL dengan mengendarai mobil melalui jalan tol adalah lokasi wisata yang terletak di ketinggian 2600 kaki diatas permukaan laut namun walau begitu udara disitu tidak terlalu dingin malah boleh dibilang agak panas. Disana kita bisa mengunjungi Colmar Tropical yaitu The unique French-Themed attraction yang arsitekturnya  bagaikan castle lengkap dg jembatan persis seperti kastil abad ke 16 seperti  di dongeng2 yang saya baca kala kanak2 dari pengarang HC Andersen. Di taman disana saya melihat Black Swan/angsa hitam. Banyak orang yang berasumsi bahwa semua angsa adalah putih, karena itu ada teori yang sangat terkenal yaitu teori  "Black Swan" yaitu teori yang menyatakan sesuatu yang mulanya tak mungkin ada tetapi akhirnya menjadi kenyataan. Keberadaan angsa hitam ini sebenarnya sudah ada pada abad ke-18. Tapi saya pun biasanya melihat angsa putih, baru kali inilah melihat angsa hitam. Saat saya makan siang dengan menu Tom Yam yang harganya lumayan agak mahal dibanding di kedai2 makan sederhana ada rombongan pengamen dari Filipina dengan menggunakan seragam bernyanyi diiringi gitar, suaranya lumayan enak didengar. Kita boleh request lagu  jadi  sambil makan mendengar lagu Jadul (jaman dulu) "You are My evrything" *wow serasa ABG lagi deh...ups emang udah ABG (Ah Baru Gocap) Ditempat itu ada pula Japanese Tea House disini selain kita bisa  menyewa kimono yang  boleh dipakai selama setengah jam untuk foto foto di sekitar situ yang landscape nya seperti suasana di Jepang, kita pun dapat pula mengikuti  acara ceremony minum teh ala Jepang. Sayang sekali hanya saya sendiri  yang berminat untuk mengikuti upacara minum teh yang tentunya harus bayar pula. Padahal acara ini baru akan diselenggarakan kalu pesertanya minimal dua orang. Pada saat saya mengunjungi lokasi wisata ini bukanlah week end, sehingga tak terlalu ramai dan tak ada tourist yang berminat untuk mengikuti upacara tsb. Selamat menikmati suasana negara  prancis

Tidak ada komentar:

Posting Komentar